Monday, January 9, 2023
TIPS DALAM MENDIDIK ANAK
Assalamualaikum Wr.Wb.
![]() |
| Imam Zaenal Abidin, S.Pd |
Tulisan ini saya buat tanpa ada maksud apapun, semata hanya ingin berbagi kepada pembaca tentang pengalaman yang saya alami sebelumnya. Sekali lagi tulisan ini bukan bermaksud untuk mengguruhi pembaca jika pembaca memiliki pendapat maupun pandangan lain dalam bahasan ini kita bisa sharing dan bertukar pikiran di kolom komentar. Bagi saya pribadi motivasi dalam menulis ini terinspirasi dari sebuah hadist Rasululloh "Sampaikanlah walau satu ayat" dan disini saya mencoba menyampaikan pendapat yang saya miliki barangkali dapat memberikan manfaat bagi para pembaca. Bukanlah orang yang paling baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain ?
Masa kanak-kanak adalah masa emas dalam perkembangan sebagai manusia. Pada masa ini adalah puncak dari rasa kuriusitas terhadap ilmu pengetahuan dan masa pertumbuhan yang pesat baik secara fisik maupun mental. Rasa ingin tahu mereka sangat tinggi baik dari segi hal apapun, tak ayal terkadang mereka bisa terjerumus pada sesuatu yang kurang baik akibat dari kurangnya pengawasan kepada mereka.
Pemupukan karakter yang tepat serta disertai dengan transfer ilmu pengetahuan yang optimal maka akan menjadikan anak tersebut benar benar berkualitas baik secara akademik maupun unggul dalam bersikap. Namun sebaliknya apabila pada masa itu diisi oleh input yang kurang baik akan berpengaruh negatif pada perkembangan anak selanjutnya. Keseimbangan antara pengetahuan dan akhlak menjadi pondasi utama mereka untuk menapaki jenjang kehidupan selanjutnya.
Sekolah sebagai salah satu elemen yang memiliki peran penting terhadap perkembangan anak hendaknya tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu saja, namun mengutip dari ungkapan Ki Hajar Dewantara sekolah hendaknya menjadi taman yang mengasyikan. Sehingga proses menuntut ilmu bukanklah hal yang kaku dan membosankan namun hal yang luwes dan mengasyikan.
Mengisi atau mentrasfer ilmu kepada anak ternyata tidak seperti mengisi air didalam gelas, atau mengisi pasir pada kaleng , perlu pendekatan khusus bagi anak. setidaknya atau indikator minimal tau bagaimana mengenali karakter si anak tersebut sehingga terjalin kamunikasi yang lancar. Karena kumunikasi yang lancar itu awal dari tahapan tahapan dalam mentransfer ilmu.
Untuk seorang pendidik idealnya harus bisa memahami karakter anak didiknya. Karena dalam satu kelas itu ibarat sebuah taman yang heterogen. Terdapat berbagai macam karakter peserta didik dan latar belakangnya. Tentu dalam proses belajar mengajar tidak dapat disamaratakan antara anak satu dengan yang lainya. Ada anak yang bersifat seperti bunga putri malu yang suka bersembunyi ketika ditanya, ada anak yang bersifat seperti bunga matahari yang menerima sesuatu secara leterlek dari gurunya ataupun yang bersifat seperti bunga mawar merah yang menonjol dari anak didik lainya. Pendidik harus bisa memposisikan mereka sama sehingga tidak ada rasa diskriminasi yang dialami siswa.
Kemudian terkait dengan perilaku siswa, tak dapat dipungkiri perkembangan internet dan media sosial tidak bisa kita hindari, semua orang bisa mengakses konten apapun melalui dunia maya, namun dengan adanya kemudahan akses tersebut menjadi seperti koin yang memiliki dua sisi . Pada satu sisi bisa mengupgrade kemampuan mereka, bahkan terkadang bisa lebih pintar daripada gurunya. Disisi lain semakin sulit untuk memfiltfrasi konten konten yang mereka konsumsi. Akhirnya bisa berdampak buruk terhadap perkembangan mereka. Awal degradasi moral bisa dipicu oleh adanya penggunaan internet yang kurang tepat bahkan bisa sampai dengan perbuatan asusila. Pendampingan dan kontrol menjadi sangat penting untuk mengawasi aktivitas mereka berselancar didunia maya.
Dibawah ini saya rangkum beberapa tips agar seorang pendidik bisa mentransfer ilmunya secara maksimal agar supaya dapat memberikan output peserta didik yang unggul secara Pengetahuan dan memiliki budipekerti yang mulia.
1. Menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik
2. Memahami karakter peserta didik
3. Tidak diskriminatif dalam memperlakukan pesertadidik
4. Bagi anak yang kurang dalam pelajaran harus mendapatkan perhatian khusus
5. Guru harus menjadi model dalam pelajaran artinya guru harus enjadi usatun hasanah atau suri tauladan yang baik dan dapat dicontoh oleh muridnya.
6. Pendampingan terhadap siswa mutlak dilakukan untuk mengawasi kegiatan mereka dilingkungan maupun di dunia maya
Kembali lagi bahwa tujuan dari pembelajaran saat ini mengerucut pada dua bidang yaitu Ilmu pengetahuan dan yang kedua adalah akhlak (sopan santun) anak. Mengingat moral anak saat ini dalam masa kritis dan butuh penanganan khusus baik dari guru maupun orang tua.
Mungkin itu yang bisa saya bagikan, dengan tata bahasa yang masih jauh dari kata sempurna dengan segala keterbatasan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan mohon bimbinganya kepada para pembaca agar bisa meningkatkan kualitas menulis saya selanjutnya. Akhir kata Semoga tulisan yang saya buat bisa bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum wr.wb
(mam)
Sunday, January 8, 2023
PROFIL SDN LEDOKKULON III TAHUN 2023
1. Nama SD : SDN LEDOKKULON III
2. Alamat : Jl. Rajekwesi No.17 Kel. Ledokkulon Kec. Bojonegoro Telp. (0353) 885862
3. Nomor Data SD
N S S : 101050501017
N S B : 017130760612003
NPSN : 20504467
4. Akta Pendirian SD
Nomor : 13/SP/B.I/1979
Tanggal : 1 April 1979
5. Jumlah data pegawai tahun 2022 : 8 Orang
6. Jumlah siswa tahun 2023 : 60 Siswa
7. Jumlah rombongan belajar : 6 Kelas
8. Status Akreditasi : b
9. Kepala Sekolah : TRI PUJI WINARNI, S.Pd
Logo Sekolah
![]() |
| Logo SDN Ledokkulon III |
Wednesday, January 4, 2023
Akhiri kegiatan semester ganjil SDN Ledokkulon III gelar Jalan Sehat
Bojonegoro- Selasa (22/12/2022) SDN Ledokkulon III menyelenggarakan acara jalan sehat untuk memeriahkan kegiatan akhir semester ganjil tahun ajaran 2022-2023. Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Acara tersebut berjalan semakin meriah karena panitia sudah menyiapkan banyak sekali hadiah dan doorprize yang menarik.
Subscribe to:
Comments (Atom)

.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)






.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

